Helikopter militer China itu terbang dalam jarak “sedekat tiga meter” dengan pesawat biro perikanan (BFAR) Filipina yang juga sedang membawa sejumlah wartawan.
NMM. INTERNASIONAL – Garda Pantai Filipina mengecam manuver “berbahaya” yang dilakukan helikopter Angkatan Laut China pada Selasa (18/2) ketika helikopter tersebut terbang dalam jarak tiga meter dari pesawat pengintai yang membawa sekelompok jurnalis di Scarborough Shoal yang diperebutkan.
Seorang fotografer AFP yang ikut dalam penerbangan tersebut menggambarkan dia melihat helikopter itu membuntuti pesawat sebelum mendekati sayap kiri. Helikopter itu terbang cukup dekat hingga bisa melihat personel di dalam pesawat merekamnya.
Helikopter itu berada “sedekat tiga meter” dengan pesawat biro perikanan (BFAR), kata garda pantai Filipina dalam sebuah pernyataan. Pesawat tersebut terbang sekitar 213 meter di atas air dalam misi mengamati kapal-kapal China di daerah tersebut.
“Sekitar pukul 08.39, helikopter Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA-Angkatan Laut) … melakukan manuver penerbangan berbahaya ke arah pesawat BFAR. Tindakan sembrono ini menimbulkan risiko serius bagi keselamatan pilot dan penumpang selama penerbangan MDA,” kata garda pantai dalam pernyataannya.
Scarborough Shoal – rangkaian terumbu dan bebatuan berbentuk segitiga di Laut China Selatan – telah menjadi titik konflik antara kedua negara sejak China merebutnya dari Filipina pada 2012.
