Wabup Mentawai Dorong Budaya Mentawai Masuk dalam Pembelajaran SD

NMM | MENTAWAI – Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., membuka Workshop Penyusunan Silabus Muatan Lokal Pendidikan Dasar (SD) di Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 15 Agustus 2026 tersebut mengangkat tema “Jadikan Generasi Mentawai Sebagai Pelestari Budaya” dan diikuti oleh guru-guru budaya Mentawai tingkat sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Workshop ini bertujuan memperkuat pembelajaran muatan lokal sekaligus mendorong pelestarian budaya Mentawai melalui dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, Jakop mengatakan kegiatan tersebut sangat penting karena pengenalan budaya kepada generasi muda harus dilakukan sejak usia sekolah dasar.

“Ini kegiatan yang sangat penting sekali bagi anak-anak kita di tingkat SD. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Jakop.

Menurut Jakop, budaya merupakan identitas yang tidak boleh dikesampingkan dalam pembangunan daerah. Bahkan, budaya dapat menjadi salah satu faktor yang membuat suatu daerah dikenal oleh masyarakat luas.

“Budaya ini tidak bisa kita kesampingkan. Orang bisa mengenal suatu daerah karena budayanya. Bali dikenal karena budayanya, bukan karena bupatinya,” katanya.

Ia mengatakan Kepulauan Mentawai memiliki kekayaan dan keunikan budaya yang berpotensi dikenal lebih luas hingga mancanegara.

Karena itu, Jakop mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam workshop tersebut untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan rumah dalam pelestarian budaya Mentawai.

“Kita di Mentawai memiliki budaya yang unik. Kehadiran kita dalam workshop hari ini adalah bagaimana kita bekerja bersama dalam rangka menyelesaikan PR lama ini,” ucapnya.

Share :