Ednida menyampaikan, pembangunan SDN 17 Muntei ini ada dua kegiatan yang dikerjakan secara bersamaan yaitu dana yang bersumber dari BOS Afirmasi dan revitalisasi.
“Ini kita lakukan biar bersamaan pekerjaan bisa segera rampung dan memiliki kualitas yang bagus dalam membenahi sekolah,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengerjaan gedung sekolah yang di lakukan ini semi permanen, bahkan materialnya di gunakan kayu, ada lobrik, sedangkan lantai gedung sekolah akan dipasang keramik.
Terkait dengan pemberitaan yang ditayangkan salah satu media online gardapers.id, Kepsek SDN 17 membantah keras karena informasi yang di muat tidak pernah di lakukan konfirmasi.
“Foto ada tumpukan pasir itu tidak benar, tidak pernah datang ke sini. Hanya melalui orang kemudian menelpon. Namun saya tidak respon karena tidak kenal,” ucapnya.
Dia menyampaikan, kalau memberitakan kegiatan Media bisa langsung ke lokasi untuk melihat secara nyata seperti apa kondisi sekolah, sehingga tidak ada kesalahan dalam menyebarkan informasi, karena setiap informasi yang di publis jika salah maka fatal akibatnya.
“Kita selaku Kepsek SDN 17 Muntei siapapun datang kita terima dan transparan soal pengelolaan anggaran Negara, tapi konfirmasi dulu sebelum diterbitkan beritanya, bukan opini,” tutupnya. (Str)