Indonesia Tolak Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza ke Negara Lain

Hasbi Aswar, pengamat hubungan internasional dari Universitas Islam Indonesia menduga gagasan Trump untuk mengosongkan Gaza merupakan janji Trump kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar mau melakukan gencatan senjata dengan Hamas. Dia menambahkan bahwa Netanyahu sebenarnya tidak ingin melakukan gencatan senjata karena dia tidak ingin Hamas tetap eksis di Gaza.

“Ternyata ini nyambung dengan kondisi sekarang. Kenapa Trump akhirnya membuka wacana itu? Kelihatannya operasi militer besar-besaran melawan Hamas akan terus berlanjut. Karena kalau masih banyak warga (sipil), dampak kepada (warga) sipil akan besar. Kelihatannya Trump mencoba untuk mengurangi warga Gaza supaya mereka dengan mudah melacak dan mencari pasukan Hamas,” katanya.

Menurut Hasbi, rencana Trump untuk merelokasi warga Gaza menunjukkan dia berada di posisi mendukung Israel. Dia menyebutkan ide Trump untuk mengosongkan Gaza sama seperti keinginan Israel sebelumnya agar bisa menguasai wilayah seluas 365 kilometer persegi tersebut.

Hamas melalui pernyataan tertulis mengecam keras pernyataan Trump.

”Kami menolak pernyataan Trump yang menyebutkan bahwa warga Jalur Gaza tidak mempunyai pilihan selain pergi, dan kami menganggap (pernyataan) itu resep untuk menciptakan “kekacauan dan ketegangan di kawasan,” sebut Hamas.


 

Pemerintah Arab Saudi juga menolak segala upaya memindahkan rakyat Palestina dari tanah mereka. Riyadh juga menegaskan tidak akan menjalin hubungan dengan Israel tanpa ada upaya mendirikan negara Palestina. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Raja Jordania Abdullah II telah mengeluarkan pernyataan menolak usulan Trump tersebut.

Mesir, Jordania dan negara-negara mitra Amerika di Timur Tengah telah memperingatkan Trump bahwa relokasi warga Palestina dari Gaza akan mengancam stabiitas Timur Tengah dan bisa memperluas konflik di kawasan.

Dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Trump juga menyatakan ingin mengambil alih Jalur Gaza dan membangun kembali enklave itu setelah warga Gaza dipindahkan keluar. Trump juga mengatakan dirinya tidak mengesampingkan kemungkinan pengerahan tentara AS guna mendukung rekonstruksi Jalur Gaza. [fw/em]

Source : VoA

Share :