Booth Kementerian ATR/BPN juga menghadirkan layanan konsultasi pertanahan. Ossy Dermawan berharap, booth Kementerian ATR/BPN tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga menjadi media interaktif yang menampilkan bagaimana tata kelola pertanahan dan ruang perencanaan berperan penting dalam menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
“Saya pikir ini adalah sarana yang sangat penting untuk menunjukkan kesiapan kita dalam mendukung iklim investasi dan percepatan infrastruktur pembangunan,” pungkas Ossy Dermawan.
Pada pembukaan ICI 2025 hadir lebih dari 6 ribu peserta, yang terdiri dari sejumlah pejabat tinggi negara, duta besar negara sahabat, akademisi, pelaku industri, serta investor dari dalam dan luar negeri. Konferensi yang berlangsung pada tanggal 11-12 Juni 2025 ini mengusung tema besar “Infrastruktur Berkelanjutan untuk Masa Depan: Inovasi dan Kolaborasi”. (GE/LS/YZ/RT)
