Acara Thanks Giving Sekolah Cahaya Bangsa, Hendy Kasidi Sampaikan 3 Alasan Menghormati Orang Tua

NMM | TUAPEJAT – Acara Thanks Giving Sekolah Cahaya Bangsa Kepulauan Mentawai Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung penuh makna dengan penyampaian pesan inspiratif dari Bapak Hendy Kasidi mengenai pentingnya menghormati orang tua. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para siswa dan orang tua untuk memahami bahwa menghormati orang tua bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari kehidupan yang mendatangkan berkat.

Dalam khotbahnya, Hendy Kasidi menyampaikan tiga alasan utama mengapa setiap anak perlu menghormati orang tua.

Alasan pertama, karena setiap manusia adalah murid Tuhan. Sebagai murid, seseorang tidak hanya belajar, tetapi juga harus menaati aturan dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, sikap hormat kepada orang tua merupakan salah satu bentuk ketaatan yang harus dimiliki oleh setiap anak dalam proses pembelajaran hidup yang Tuhan berikan.

Alasan kedua, karena orang tua adalah wakil Tuhan di dalam keluarga. Hendy menekankan bahwa anak-anak perlu belajar melakukan hal-hal kecil dengan penuh tanggung jawab karena dari hal-hal kecil tersebut akan lahir karakter yang besar. Ia juga mengingatkan agar anak tidak berfokus pada keterbatasan yang dimiliki orang tua, melainkan melihat kebesaran Tuhan yang tidak terbatas.

“Biarkan orang tua menegur atau bahkan marah ketika mendidik, karena semua itu dilakukan atas dasar kasih,” ungkapnya. Menurut Hendy, setiap anak membutuhkan bimbingan dan bantuan orang tua untuk bertumbuh, berkembang, serta menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.


 

Sementara itu, alasan ketiga adalah karena setiap anak tentu merindukan berkat Tuhan dalam hidupnya. Hendy menjelaskan bahwa Tuhan menjanjikan berbagai berkat bagi mereka yang menghormati orang tua. Berkat tersebut meliputi kebahagiaan dalam menjalani kehidupan, umur yang panjang, kelimpahan berkat, serta keturunan yang kelak juga akan menghormati orang tuanya.

Ia menambahkan bahwa berkat Tuhan mampu membuat sesuatu yang tampaknya tidak mungkin menjadi mungkin. Kebahagiaan yang diberikan Tuhan bukan hanya berupa kesenangan sesaat, tetapi juga sukacita dalam setiap pekerjaan dan aktivitas yang dijalani.

Melalui pesan tersebut, para peserta Thanks Giving diajak untuk semakin menghargai peran orang tua dalam kehidupan. Acara yang menjadi ungkapan syukur atas perjalanan pendidikan selama Tahun Ajaran 2025/2026 itu diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai hormat, kasih, dan ketaatan dalam diri setiap siswa.

Pesan yang disampaikan Bapak Hendy Kasidi menjadi pengingat bahwa menghormati orang tua bukan hanya membawa keharmonisan dalam keluarga, tetapi juga membuka jalan bagi berkat Tuhan yang melimpah dalam kehidupan setiap anak. (Tim Radio)

Share :