Pukul 09.00 WIB: Tim menerima informasi dari kapten kapal di wilayah Hibala, Nias Selatan, bahwa empat survivor (WNA) meminta bantuan evakuasi menuju Pokai dan Tuapejat, Mentawai.
Pukul 10.00 WIB: Empat survivor berangkat dari Hibala menuju titik penjemputan.
Pukul 10.05 WIB: KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai dan RIB 03 Mentawai bergerak dari Pelabuhan Pokai Sikabaluan menuju perairan Labuhan Bajau untuk proses penjemputan.
Pukul 12.05 WIB: Tim SAR berhasil bertemu dengan kapal survivor di perairan Labuhan Bajau. Dua survivor dievakuasi menggunakan RIB 03 Mentawai menuju Pokai, dan dua lainnya menggunakan KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai menuju Tuapejat.
Pukul 13.00 WIB: RIB 03 tiba di Pelabuhan Pokai Sikabaluan dengan 2 survivor.
Pukul 17.45 WIB: KN SAR Ramawijaya 240 tiba di Pelabuhan Tuapejat dengan 2 survivor lainnya.
Pukul 17.55 WIB: Setelah seluruh korban dipastikan dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Adapun alut dan personel dalam pencarian tersebut yaitu, KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai, RIB 03 Mentawai, Rescue D-Max, Alat Komunikasi, Peralatan Evakuasi, Peralatan Medis, HP Satelit, Unsur yang terlibat:, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Tim Rescue Unit Siaga SAR Siberut, Koramil Sikabaluan (1 personel), Polsek Sikabaluan (2 personel).
Kepala Kantor SAR Mentawai menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja sama dan koordinasi yang solid dalam pelaksanaan operasi ini.
“Alhamdulillah, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan, TNI, Polri, dan masyarakat yang telah berkolaborasi dalam operasi ini,” ujar Kepala Kantor SAR Mentawai.
Dengan selesainya proses evakuasi seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing. (Str/Sar)
