NMM | MENTAWAI – Tak terima adanya pemadaman lampu PLN tidak sesuai jadwal, massa yang tergabung dengan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) di Tuapejat geruduk kantor ULP PLN Mentawai di Tuapeijat pada, Senin (2/3/2026).
Kejadian ini berawal pada tanggal 26 Februari 2026, pihak PLN Mentawai mengumumkan kondisi darurat mesin pembangkit yang mengakibatkan pemadaman bergilir hingga berlanjut tanggal 2 Maret 2026. Pengumuman tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Manager ULP PLN Mentawai, Hadi Permana. Namun dalam pelaksanaannya, warga menilai jadwal yang disampaikan tidak konsisten dengan kondisi di lapangan.
Dalam aksinya massa menyampaikan beberapa keluhan, selain pemadaman yang tidak sesuai jadwal, juga adanya beberapa alat elektronik masyarakat yang rusak akibat lampu mati mendadak seperti Televisi, kulkas, mesin cuci, charger, komputer rusak akibat listrik padam mendadak dan usaha masyarakat tidak berjalan normal atau maksimal karena sebagian tergantung pada arus listrik, seperti penjual es krim, bengkel, makanan basi.
“Akibat tidak menentunya pemadaman listrik banyak masyarakat yang mengeluh, bengkel dan tukang las tidak bisa bekerja berjam-jam bahkan berhari-hari, toko pulsa, warnet, dan usaha fotokopi kehilangan pelanggan, anak sekolah tidak bisa belajar malam hari, Rumah sakit, puskesmas, dan pelayanan publik terganggu, masyarakat membeli genset dan stabilizer mahal karena listrik tidak stabil, tagihan listrik tetap harus dibayar penuh meskipun listrik sering padam”, tegas Ridho saat menyampaikan orasinya di depan Manager Kantor ULP PLN Mentawai.
Selain itu, massa juga menuntut agar pihak PLN mengganti rugi peralatan elektronik masyarakat yang dianggap rusak akibat pemadaman lampu secara mendadak, mereka menuntut pertama Penjelasan resmi penyebab seringnya listrik padam, selanjutnya jadwal pemadaman yang tidak jelas dan tidak tepat waktu, kemudian tidak ada lagi pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan, mekanisme ganti rugi kerusakan alat elektronik masyarakat, dan langkah nyata memperbaiki jaringan dan menstabilkan listrik.
