NMM | Tuapeijat – Siswa-siswai Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai membuat kursi dari bahan dasar dari sampah plastik.
Seperti yang kita ketahui plastik merupakan produk industri yang banyak dimanfaatkan manusia sebagai produk dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya, plastik digunakan sebagai pembungkus makanan, kemasan makanan dan minuman, dan peralatan rumah tangga. Plastik merupakan bahan yang banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sampah sendiri merupakan salah satu bentuk konsekuensi dari adanya aktivitas manusia dan volumenya berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Apabila tidak ditangani secara efektif dan efisien, eksistensi sampah di alam tentu akan berbalik menghancurkan kehidupan manusia.
Adanya aktivitas manusia maka selalu menimbulkan sampah. Maka dalam hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi dari seluruh masyarakat dalam hal mengolah sampah agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Kepala Sekolah SMAN 2 Sipora, Kristin Filiana mengatakan kursi yang dibuat oleh siswa-siswi kelas XI SMAN 2 Sipora tersebut memang bagian dari kegiatan sekolah seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang tergabung dari beberapa siswa-siswi yang memiliki inovasi dalam membuat kursi dari sampah plastik.

