ILASP merupakan program yang dimulai dengan kolaborasi yang ada antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian ATR/BPN. Kedepan untuk memperkuat implementasi dan memperluas cakupannya, program ini juga melibatkan Kementerian Kehutanan dan Kementerian Transmigrasi.
Nusron mengaku selama ini banyak timpang tindih lahan yang terjadi, seperti lahan sawit dan hutan, lahan transmigrasi dan perumahan. Untuk itu ia mengintegrasikan sistem data dan administrasi pertanahan agar semua lahan itu dapat dipetakan dengan jelas dan terhindar dari masalah serupa.
(ART,BPN/NMM)
