Informasi Kebencanaan Harus Masuk ke Semua Level Pendidikan

NMM. Jakarta – Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling mematikan di Indonesia, selain banjir dan tanah longsor. Sepanjang 2024, Indonesia diguncang gempa bumi sebanyak 7.358 kali, sebanyak 20 gempa merusak terjadi di beragam wilayah.

Pakar Kebencanaan, Adi Maulana kepada Pro 3 RRI mengatakan, Indonesia salah satu negara dengan potensi bencana alam yang bisa menimbulkan tsunami besar. Karena itu sudah saatnya memiliki sebuah mekanisme edukasi yang harus dimulai sejak usia dini, sehingga informasi soal kegempaan, kebencanaan dan mitigasi sudah diketahui anak-anak Indonesia.

“Supaya terjadi proses internalisasi dan memiliki awareness (kesadaran) sejak dini. Terutama pemahaman akan potensi bencana dan bagaimana meresponnya,” katanya mengungkapkan.

Beberapa sekolah di Indonesia, lanjutnya, sudah melakukan sosialiasi kebencanaan kepada siswa dan bahkan ada beberapa diantaranya memasukkan ke dalam kurikulum. “Tetapi tidak masif dilakukan karena tingkat literasi soal kebencaaan tidak merata antara perkotaan dan pedesaan,” ucapnya.


 

Instrukasi Presiden, lanjutnya, lewat Rencana Induk Penanggulangan Bencana harusnya informasi tentang bencana sudah diajarkan  dan masuk ke dalam kurikulum ke semua level pendidikan. Dikabarkan sebelumnya, sejak akhir 2024, BMKG mencatat telah terjadi setidaknya 30 gempa bumi yang berkekuatan lebih dari 5,0 magnitudo di beragam tempat di Indonesia.

Share :