Bupati Kepulauan Mentawai Sidak Stabilitas Harga dan Ketersediaan Sembako di Warung Tuapeijat

“Mengapa dari atas itu berbeda harganya dengan di bawah tentukan kita memperhatikan juga sumber atau suplayer mereka ini dari mana, sumber- sumber suplay mereka ini dari mana ada yang langsung dari petani ada juga yang ambil dari pedagang yang ada di Padang tetapi yang harus kita perhatikan adalah pedagang kita yang dapat memperoleh barang dari pedagang yang dari Padang yang seharusnya harga lebih tinggi dibanding mendapatkan barang dari petani tentu ada ketimpangan ini ada ketidak beresan juga di sini apa yang mengakibatkan barang dari petani langsung apa namanya lebih tinggi harganya ketika sampai di sini dengan barang yang diambil dibeli dari pedagang yang di Padang tapi di sini lebih murah, kita melihat apakah persoalannya adalah kimnya atau marginnya yang lebih tinggi yang diambil ya kan keuntungan maksudnya, keuntungannya lebih besar yang diambil ataukah memang pos distribusinya yang menjadi persoalan”, katanya.

Rinto menjelaskan bahwa tidak bisa simpulkan secara instan karena ini sifatnya kasuistik yang di harapkan adalah supaya ketersediaan bahan pokok ini tetap ada selama bulan puasa dan harga ini jangan sampai melewati harga yang tidak wajar.


 

Kemudian untuk kedepan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Perindagkop akan membuka operasi Pasar Murah sehingga masyarakat bisa mendapatkan sembako yang bisa terjangkau dan membantu masyarakat selama bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Kalau untuk operasi pasar murah ada, akan kita buka untuk waktunya akan kita lihat, kita akan selalu intens untuk melakukan ini supaya harga ini juga jangan sampai mohon maaf karena pedagang kita nih suka-sukanya gitu karena kan kita sebagai pengguna juga harus diperhatikan juga bahwa kita sebagai pembeli ini dan kepentingan kita juga harus diperhatikan dibanding kepentingan bisnisnya”, kata Rinto. (Str/Kila)

 

Share :