Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa proses seleksi event tersebut dilaksanakan secara objektif, transparan, profesional dan sportivitas sehingga benar – benar menghasilkan atlet terbaik dan layak mewakili Mentawai di ajang QS 6000 Mentawai Pro.
Jakop juga berharap dengan melalui kompetisi surfing Bupati Cup 2026 akan lahir generasi peselancar daerah Mentawai yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik di panggung dunia.
Dia menyarankan bahwa kegiatan tersebut merupakan kesempatan besar bagi atlet – atlet lokal untuk membuktikan bahwa putra – putri Mentawai mampu bersaing berselancar di ombaknya sendiri.
Sementara Ketua Dewan perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai serta PSOI Mentawai yang telah menyiapkan kegiatan tersebut dengan baik dan profesional serta kepada seluruh sponsor yang terlibat.
Ia juga berharap kepada peserta agar serius mengikuti kompetisi tersebut, “jadi kepada adik adik kami, anak – anak kami kalaupun sudah mendapatkan tiket gratis untuk mengikuti kompetisi Internasional, tetapi kita berharap untuk serius.” Katanya.
Ibrani juga mengatakan kompetisi surfing Bupati Cup agar peserta benar – benar bersaing sehat dan tidak asal – asalan atau hanya ikutan saja, sebab menurutnya di ajang ini akan dicari bakat atlet Mentawai kedepan. (Str)
