Wabup Mentawai Resmi Buka Sosialisasi dan Bimtek Sekolah Aman Bencana

Wakil Bupati menyampaikan empat harapan utama melalui pelaksanaan sosialisasi dan bimtek ini:

  1. Pendidik dan tenaga kependidikan memahami standar SPAB, mulai dari manajemen   bencana di sekolah hingga penyusunan rencana kontingensi.
  2. Sekolah memiliki SOP yang jelas, termasuk jalur evakuasi, titik kumpul, dan mekanisme respon cepat.
  3. Anak-anak terlibat aktif dalam edukasi kebencanaan, sehingga tumbuh dengan budaya sadar bencana dan tidak mudah panik saat situasi darurat.
  4. Terbangunnya kolaborasi antara sekolah, BPBD, kecamatan, dan masyarakat, sebagai elemen mitigasi bencana yang saling terhubung.

Dalam kesempatan tersebut, Jakop kembali mengingatkan bahwa bencana tidak dapat dicegah, tetapi risiko dan dampaknya dapat ditekan melalui perencanaan yang baik.

“Kita tidak bisa mencegah bencana datang, tetapi kita dapat meminimalkan risiko dan dampaknya. Kesiapsiagaan adalah investasi penting, bukan hanya untuk keberlangsungan kegiatan pendidikan, tetapi juga keselamatan generasi muda Mentawai,” tegasnya.


 

Ia juga memberikan apresiasi kepada BPBD atas penyelenggaraan kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang dengan kesadaran penuh mengikuti kegiatan selama dua hari. “Kita tidak bisa mengubah arah angin, tapi kita bisa menyesuaikan arah layar.”

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sekolah-sekolah di Kepulauan Mentawai agar semakin tangguh dan siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (yy).

Share :