Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi berbagai persoalan administrasi yang selama ini membebani guru, sehingga mereka dapat lebih fokus pada tugas mendidik.
Dalam amanat juga disampaikan empat program prioritas Kemendikdasmen tahun 2025, yaitu:
- Wajib Belajar 13 Tahun untuk memperluas akses pendidikan hingga jenjang SMA/SMK,
- Peningkatan Mutu Vokasi (SMK) melalui kerja sama industri dan sertifikasi kompetensi,
- Penguatan Literasi dan Karakter termasuk distribusi 1,5 juta buku bacaan bermutu,
- Inovasi Pembelajaran Digital dengan pemanfaatan teknologi seperti Smartboard dan platform pembelajaran.
Wabup Jakop Saguruk menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Kepulauan Mentawai yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan meski menghadapi berbagai keterbatasan wilayah.
“Guru adalah pilar pembangunan sumber daya manusia di Mentawai. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik,” ujarnya usai upacara.
Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 ditutup dengan pemberian penghargaan kepada guru berprestasi serta penampilan siswa dari beberapa sekolah.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat dedikasi dan semangat pengabdian para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.(*)
