Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli hingga September 2026 sebelumnya telah dimulai Bulog Cabang Karawang. Distribusi mencakup Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi dengan total 632.256 PBP.
Sementara secara keseluruhan di Jawa Barat, bantuan pangan menyasar 6.039.551 PBP. Total beras yang dialokasikan mencapai sekitar 181,1 juta kilogram.
Program Bantuan Pangan juga telah disalurkan pada periode Februari hingga Maret 2026. Saat itu, pemerintah menyalurkan 662,87 ribu ton beras kepada 33,24 juta PBP.
Untuk periode Juli hingga September, pemerintah menyiapkan tambahan alokasi 997,2 ribu ton beras, dengan demikian, total bantuan pangan sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 1,66 juta ton. Jumlah tersebut meningkat 133,83 persen dibandingkan realisasi bantuan pangan sepanjang 2025 yang mencapai 710,78 ribu ton untuk empat bulan alokasi.
Penyaluran bantuan didukung ketersediaan stok beras pemerintah yang berada di kisaran 5,2 juta ton di Bulog. Ketersediaan stok tersebut juga memberikan ruang bagi pemerintah menjalankan intervensi stabilisasi pangan.
Bapanas mencatat penyerapan beras dalam negeri oleh Bulog telah mencapai sekitar 3,6 juta ton atau 92,5 persen dari target 4 juta ton. Pemerintah memperkirakan sisa target penyerapan dapat dituntaskan pada September 2026.
Beras yang diserap Bulog dari petani kemudian disalurkan kembali melalui berbagai program pemerintah, termasuk Bantuan Pangan. Penyaluran tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam membantu daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas pangan.