Plt. Kapolres Mentawai Ajak Jemaat GKLI Katiet Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas melalui Minggu Kasih

NMM | MENTAWAI — Dalam rangka mendukung program Kapolri Jendral Polisi Dr. (H.C.) SUYUDI ARIO SETO, S.I.K., S.H., M.Si. melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja Kristen Lutheran Indonesia (GKLI) di Desa Katiet, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Minggu (17/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat kemitraan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., didampingi Kabag Ops Polres Kepulauan Mentawai AKP Budi Mulia, Kabag SDM AKP Dony Putra, S.H., M.H., serta Kabag Log AKP Devix Wilson, S.H., M.H.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 jemaat GKLI Katiet bersama pimpinan jemaat, yakni Pdt. Bungbintoro Hutabarat selaku Pendeta Jemaat, Serfan Wau selaku Guru Jemaat, dan Betri Sihotang selaku Vikaris.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan wadah bagi Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dialog interaktif, mendengarkan aspirasi, serta menyerap berbagai informasi terkait situasi keamanan di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Mentawai terus mendukung program Kapolri melalui pendekatan yang humanis dan penguatan kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Pada sesi dialog, jemaat menyampaikan sejumlah masukan kepada pihak kepolisian, antara lain perlunya peningkatan patroli dan kehadiran personel di lingkungan masyarakat, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan, serta pentingnya menjaga keamanan bersama menjelang berbagai kegiatan masyarakat. Jemaat juga berharap komunikasi antara Polri dan pihak gereja dapat terus ditingkatkan agar setiap persoalan kamtibmas dapat segera dikoordinasikan dan ditangani secara bersama.

Share :