NMM | MENTAWAI – Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Judo dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi dibuka. Seremonial pembukaan dipusatkan di Hall Sarana Olahraga Mentawai di jalan raya Tuapejat Km 6, Tuapejat pada Rabu (7/10/2026), menandai dimulainya perebutan medali emas di Bumi Sikerei.
Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh unsur pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus di dampingi oleh Kepala dinas Pendidikan Sumatra Barat, Habibul Fuadi, S.Pd.,M.Si dan jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Sumbar, Propinda Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta seluruh kontingen atlet dan ofisial dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Kepala dinas Pendidikan Sumatra Bara, Habibul Fuadi mengatakan, ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya hadir kembali di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Saya berdinas di Kabupaten Kepulauan Mentawai lebih kurang 17 tahun, dari 2004 sampai 2021. Dalam posisi yang berbeda, hari ini saya dipercayakan, diamanahi oleh Bapak Gubernur selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, dan diminta mensukseskan bersama dengan Pak Hamdanus selaku Ketua Umum KONI Sumatera Barat.
Kepada Ketua Umum KONI Sumatera Barat yang telah meyakinkan kita bersama untuk terselenggaranya pelaksanaan Porprov ini 2026 yang sudah 8 tahun tidak terselenggara. Di masa kepemimpinan Bapak Hamdanus, kita pastikan tanggal 2 Oktober sebagai pelaksana Porprov 2026 ini.
“Ada beberapa pesan dari Bapak Gubernur yang beliau titipkan kepada kami bahwasanya dengan dilaksanakannya Porprov di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah kontingen yang pertama menyatakan kesiapan dan menyampaikan esktra kontingennya kepada KONI Sumatera Barat. Sekali lagi kita bangga dan tepuk tangan untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai. Terima kasih atas kunjungannya Kabupaten Kepulauan Mentawai, terima kasih Pak Bupati dan jajaran,” katanya.
Tanpa diberi semangat dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang lain mungkin masih lambat-lambat. Kami selalu sampaikan, masa kalah dengan Kabupaten Kepulauan Mentawai, mohon maaf. Kabupaten Kepulauan Mentawai yang jauh di seberang lautan, yang katanya masih 3T ataupun yang sudah keluar, tapi sanggup untuk meyakinkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan Porprov ini di tanggal 2 Oktober. Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah barometer daripada pelaksanaan Porprov ini. Sekali lagi, terima kasih Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dan hari ini kita bisa menyaksikan ada 5 cabor yang melaksanakan pertandingan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tidak ada kendala. Kendala-kendala sedikit teknis itu biasa. Sudah 8 tahun kita tidak melaksanakan Porprov. Kekurangan-kekurangan sedikit-sedikit itu kita tambal bersama-sama. Jangan jadikan kekurangan yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk kita ekspos, untuk kita jadikan persoalan besar. Mari kita hormati Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai kabupaten yang pertama sekali menyatakan kesiapannya.