“Perubahan ini kita ambil karena keterbatasan anggaran di APBD Perubahan 2025. Namun semangat kita tetap sama, yaitu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri Mentawai,” ujar Jakop Saguruk.
Rapat juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Keuangan Daerah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Melalui rapat ini, pemerintah daerah berharap program beasiswa dapat berjalan lancar dan kerjasama pendidikan dengan perguruan tinggi tetap berkelanjutan demi masa depan Mentawai yang lebih baik. (*)
