Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan kondisi geografis wilayah Kepulauan Mentawai yang sangat luas, bahkan melebihi luas Provinsi Bali. Ia menyoroti berbagai tantangan dalam pengelolaan wilayah kepulauan, terutama akses transportasi antardesa dan antarkecamatan yang masih bergantung pada jalur laut.
“Fokus utama kami saat ini adalah pembangunan jalan sebagai urat nadi perekonomian dan pelayanan publik. Masih banyak desa, khususnya di wilayah Siberut, yang belum terhubung dengan akses jalan darat. Ini menjadi pekerjaan rumah besar agar seluruh wilayah Mentawai, dari Siberut hingga Pagai, dapat terintegrasi dengan baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari dukungan instansi vertikal, seperti Polri, TNI, serta Kejaksaan. Ia menilai koordinasi yang selama ini terjalin bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Mentawai, telah berjalan dengan baik dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Instansi vertikal adalah mitra strategis kami. Kami selalu membuka diri untuk berkoordinasi dan meminta arahan demi kemajuan daerah. Semoga kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi dan menjadi titik awal komunikasi yang lebih intens untuk membangun Mentawai ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (yy,bs)
