Membuat Ringkasan: Menulis sinopsis atau ringkasan alur cerita (fiksi) maupun gagasan utama (nonfiksi) secara garis besar.
Memberikan Penilaian: Mengkritisi serta menguraikan kelebihan dan kekurangan buku, baik dari segi gaya bahasa, penokohan, maupun format penyajian.
Siswa yang mengikuti kegiatan Workshop Resensi Buku, selain untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa, kegiatan ini berupaya melatih secara praktis menulis resensi menjadi karya yang dapat dipublikasikan, baik di mading atau buku antologi.
“Kami sangat senang bisa menggelar pelatihan Workshop resensi buku. Ini bagian dari pengembangan literasi sekolah dan upaya meningkatkan kemampuan siswa, khususnya resensi. Saya berharap nantinya ada siswa yang mahir menulis resensi atau lainnya dan bisa dipublikasikan” ujar Kepala Perpustakaan SMPN 1 Siberut Selatan Zuzi Anita.
Untuk itu, para siswa dibekali pengetahuan unsur-unsur penting menulis resensi yaitu 1) Judul Resensi, 2) Identitas Buku, 3) Sinopsis (Ringkasan), 4) Intisari Buku (Tema, Latar, Alur, Gaya, Keunikan, dsb), 5) Kelebihan dan Kekurangan Buku, dan 6) Kesimpulan (Rekomendasi).
Untuk pengembangan literasi sekolah, menulis resensi sangat bagus karena harus didahului aktivitas membaca. Ada dua keterampilan berbahasa yang dilatih dari resensi buku, yaitu membaca dan menulis. Semoga dari workshop ini, bisa lahir satu buku karya bersama siswa atas bimbingan guru bahasa Indonesia.
Workshop resensi buku ini mengajak para siswa untuk praktik menulis secara langsung. Dari kata sederhana yang kemudian dikembangkan menjadi kalimat hingga fokus pada isi sebuah buku. Maka menulis itu mudah dilakukan asal dilatih dan dibiasakan. (*)
