Ia menilai topik utama dalam ICI, seperti ketahanan pangan, transisi energi, konektivitas digital, dan pembiayaan hijau sangat sejalan dengan mandat ATR/BPN. Virgo nasional Eresta Jaya kemudian menekankan pentingnya kebijakan integrasi tata ruang dan pertanahan dalam mendukung agenda infrastruktur baik di tingkat maupun global.
“ICI 2025 ini merupakan momentum penting untuk menyatukan visi, memperluas jejaring, dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan komunitas internasional,” lanjut Virgo Eresta Jaya.
Ia juga menggarisbawahi, pembangunan infrastruktur harus memerhatikan prinsip kesejahteraan dan kesejahteraan spasial, sejalan dengan seruan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Berbagai pembukaan ICI 2025. “Menko AHY menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah. Melalui forum ini, kita semua didorong untuk bertransformasi secara kolektif melalui kebijakan, teknologi, dan kemitraan global,” ujar Virgo Eresta Jaya.
Dirjen SPPR meyakini, ICI 2025 dapat menjadi platform penguatan peran ATR/BPN dalam perencanaan ruang yang akurat dan terukur. “Kami tegaskan, kami siap menjadi bagian aktif dalam mendorong pembangunan infrastruktur nasional yang berdampak luas dan berkelanjutan,” tutupnya. (LS/GE/YZ/RT)
