Desa Tuapeijat Berencana Anggarkan Kembali Pembangunan Kantor Baru

NMM | TUAPEIJAT – Pemerintah Desa (Pemdes) Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai berencana mengajukan anggaran pembangunan Kantor Desa baru yang berlokasi di jalan penghubung Dusun Jati dan Dusun Mapaddegat dengan luas kurang lebih 1 hektar.

Sekretaris Desa Tuapeijat, Nobel menyampaikan bahwa pihaknya sudah merencanakan pembangunan kantor Desa baru sejak tahun 2024 yang rencana awal dianggarkan untuk pembangunan di tahun 2025, namun kondisi keuangan pemerintah dimana saat ini Indonesia sedang defisit tentunya berdampak kepada Pemdes juga.

Sebelumnya rencana pembangunan kantor desa tersebut sudah dirancang dengan desain bernuansa Uma (rumah adat) tradisional masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai, namun kondisi keuangan tidak memadai akhirnya pembangunan gedung kantor baru desa Tuapeijat tidak terlaksana, kalau dilihat dari data Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tuapeijat tahun 2025 dari Dana Desa (DD)  sekitar Rp.1.346.146.000, sementara Alokasi Dana Desa (ADD) sekitar Rp.754.026.900, Bagi Hasil Pajak (BHP) yakni Rp.57.391.714, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHR) sebesar Rp.131.294.736, total APBDes Tuapeijat tahun 2025 adalah Rp.2.288.859.350.


 

“Kalau untuk program kita tahun ini masih fokus di fisik, ada beberapa jalan lingkar atau penghubung di dusun termasuk perbaikan drenaise itu yang sedang berjalan di anggaran tahap pertama, di tahap kedua masih kita tunggu pencairan”, kata Nobel saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, (26/8/2025).

Ia menjelaskan untuk tahun 2026 jika usulan disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, pihak Desa Tuapeijat mencoba mengusulkan anggaran kurang lebih Rp.400 juta untuk pembangunan gedung kantor Desa Tuapeijat yang baru, sebab menurut Nobel gedung lama tersebut sudah tidak layak dan sangat sempit untuk dilakukan penambahan ruangan.

Share :