Sementara untuk tim lawan Bukittinggi dalam 3 pertandingan, 2 kali kalah shoot out 0+0 (0 poin), dan 1 kali menang 2-0 (2 poin). Jadi kesimpulan hasil akhir poin Bukitinggi adalah (2 poin) hal tersebut, tim Bukitinggi tidak bisa lanjut ke semifinal.
Anehnya itu yang terjadi di lapangan pada keputusan panitia dan TD Beach Handball, tim yang masuk ke semifinal (Runner up) grup B Beach Handball putra Bukittinggi yang seharusnya masuk ke semifinal adalah tim Mentawai putra.
“Seharusnya keputusan panitia dan TD beach handball itu yang melaju ke semifinal (Runner Up) group B handball beach putra adalah tim mentawai dengan 4 poin, sedangkan tim bukittinggi tidak bisa masuk ke semifinal karena meraih 2 poin” tegasnya.
Namun keputusan panitia dan TD Beach Handball tetap mempertandingkan tim Bukittinggi melaju ke semifinal, bahkan hari ini Senin (12/10/2026) di laksanakan final
Dengan keputusan tersebut, KONI Mentawai meminta untuk membatalkan final dan mengulang kembali semi final, di karenakan kesalahan regulasi dari panitia yang tidak sesuai dengan aturan IHF dan ABTI. (Str)