Setelah sambutan, prosesi pemberkatan dilangsungkan secara khidmat dipimpin oleh Uskup Vitus. Umat dari berbagai wilayah di Pulau Siberut turut hadir dan mengikuti misa pemberkatan dengan penuh antusias.
Dalam homilinya, Uskup Vitus menegaskan pentingnya gereja sebagai pusat spiritual sekaligus pemersatu masyarakat.
“Gereja ini bukan hanya tempat memuliakan Tuhan, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan dan pelayanan bagi sesama,” tuturnya.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati dan Uskup, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempertemukan unsur pemerintah, tokoh agama, dan warga dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. (yy,bm)
