Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan di wilayah Mentawai.
Menurutnya, keterbatasan akses tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan kesempatan yang sama dalam pembangunan. Pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Kegiatan Wakil Bupati Jakop Saguruk pada hari itu menunjukkan bagaimana pelestarian budaya dan pembangunan daerah dapat berjalan beriringan. Setelah hadir dalam prosesi penobatan Sikerei sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal Mentawai, ia kemudian turun langsung meninjau kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Dua agenda tersebut memiliki makna yang sama pentingnya, yakni memastikan pembangunan Mentawai tetap berpijak pada identitas budaya sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, terutama peningkatan konektivitas antarwilayah. Dengan akses jalan yang semakin baik, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi semakin berkembang, dan keterisolasian wilayah secara bertahap dapat dikurangi.
Peninjauan jalan Madobag-Matotonan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta komitmen untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Mentawai. (*)
Editor : Tim