Dalam pertemuan tersebut, Simon juga melaporkan perkembangan Program Mandatori B50 atau Biodiesel 50 persen. Program tersebut telah diluncurkan Presiden Prabowo pada Juli 2026.
“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50%) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu. Serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori Bioethanol oleh Pemerintah,” kata Teddy.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program energi sekaligus penguatan tata kelola BUMN. Arahan pemangkasan lapisan perusahaan diharapkan membuat pengelolaan BUMN lebih efektif dan efisien.
Source : RRI