Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan pilar utama yang menentukan keberhasilan reformasi layanan. Ia mendorong seluruh jajaran di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Papua untuk terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan profesionalisme agar pelayanan pertanahan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat Papua.
“Kalau sistemnya baik dan SDM-nya siap, maka pelayanan kita pasti bisa dirasakan masyarakat dengan lebih mudah dan lebih cepat,” pungkas Menteri Nusron.
Pada hari yang sama, sebelum Menteri Nusron tiba di Kanwil BPN Provinsi Papua, ia telah menjalankan beberapa agenda kerja, seperti di antaranya penyerahan sertipikat tanah. Kali ini Menteri Nusron menyerahkan 10 sertipikat rumah ibadah, 6 sertipikat BMN dan 4 sertipikat hak milik masyarakat Papua. Ia juga melakukan Sosialisasi Pendaftaran dan Pengadministrasian Tanah Ulayat, untuk memastikan hak masyarakat adat tercatat jelas dan terlindungi dari potensi sengketa.
Adapun dalam sesi pembinaan di Kanwil, turut hadir Staf Khusus Menteri Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; Inspektur Wilayah II, Tri Wibisono; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Suwito; Kepala Kanwil BPN Provinsi Papua, Roy Eduard Fabian Wayoi beserta seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Papua. (JM/RT)
