“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan akses informasi secara langsung. Walaupun informasi sebenarnya bisa diakses secara online, tapi banyak juga yang datang karena merasa lebih jelas jika datang dan berkonsultasi langsung,” terang Syukron Hamdalah.
Salah satu pemudik yang memanfaatkan layanan saat libur Lebaran di Kantah Kabupaten Indramayu adalah Siska. Begitu mengetahui kantor tetap buka, ia langsung menjadwalkan datang ke Kantah untuk mengurus soal tanahnya yang sempat tertunda karena selama ini merantau.
“Alhamdulillah sangat terbantu sekali. Saya jarang pulang kampung, jadi baru bisa urus saat libur Lebaran seperti ini. Untung Kantah Indramayu buka,” ungkap Siska saat ditemui di Kantah Kabupaten Indramayu.
Siska menceritakan, dirinya mengetahui informasi soal ketersediaan layanan ini melalui media sosial Kementerian ATR/BPN. “Pas tahu dari Instagram, saya langsung coba datang ke sini, dan ternyata memang buka. Sekarang baru tanya-tanya soal berkas yang perlu disiapkan. Kalau sudah lengkap, besok ke sini lagi,” tutupnya.
Dengan adanya layanan pertanahan terbatas, Kementerian ATR/BPN berniat untuk memberikan akses kepada masyarakat tanpa harus menunggu liburan berakhir. Diharapkan, masyarakat terutama para pemudik bisa lebih mudah mengurus urusan tanah di kampung halaman di tengah masa liburan Lebaran yang cukup panjang. (MW)
