Melalui proses tersebut, kelompok tani GKPM Pogari berhasil mengembangkan tanaman padi pada lahan seluas kurang lebih 20 hektare. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendampingan yang terarah, kerja sama yang baik, serta kesungguhan para petani dapat menghasilkan kemajuan dalam pengembangan pertanian di Kepulauan Mentawai.
Bupati juga berharap keberhasilan kelompok tani GKPM Pogari dapat menjadi contoh dan motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk mulai mengembangkan potensi pertanian di wilayah masing-masing.
“Keberhasilan di Pogari ini jangan berhenti sampai di sini. Kita berharap program seperti ini dapat terus dikembangkan dan diperluas ke wilayah lain. Pemerintah daerah tentu mendukung berbagai gerakan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan,” ungkapnya.
Tidak hanya berhenti di Pogari, program pemberdayaan pertanian ini juga direncanakan akan diperluas ke sejumlah wilayah lain di Pulau Sipora, di antaranya Saureinu dan Nemnem. Perluasan program tersebut diharapkan membuka peluang bagi lebih banyak kelompok tani untuk mengembangkan usaha pertanian serta memanfaatkan potensi lahan yang tersedia.
Dengan adanya pendampingan, penyediaan sarana pertanian, serta peningkatan kapasitas petani, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan hasil produksi dan pendapatan ekonomi.
Di tengah tantangan geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri dari pulau-pulau dan memiliki ketergantungan terhadap distribusi bahan pangan dari luar daerah, penguatan produksi pangan lokal menjadi langkah strategis. Pengembangan pertanian berbasis potensi wilayah diharapkan mampu mengurangi ketergantungan tersebut sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Panen Raya Perdana di Pogari ini pun diharapkan menjadi titik awal pengembangan pertanian yang lebih luas di Kepulauan Mentawai. Sinergi antara pemerintah daerah, PGI, GKPM, para pendeta, dan kelompok tani menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian masyarakat melalui sektor pertanian.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, sektor pertanian Mentawai diharapkan semakin berkembang, tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah.(yy,bultman)


