“Kami sangat memahami keluhan masyarakat. Pekerjaan sempat tertunda karena penyedia jasa sebelumnya mengundurkan diri, sehingga diperlukan penunjukan penyedia jasa baru sesuai ketentuan. Saat ini kontraktor pengganti sudah ditetapkan dan pekerjaan di lapangan mulai berjalan kembali. Kami mohon masyarakat bersabar karena penyelesaian membutuhkan waktu serta proses teknis yang harus dijalankan dengan benar,” katany, pada Sabtu (20/9/2025).
Peningkatan jalan ini ditargetkan akan memperbaiki kualitas akses menuju Mapaddegat, yang menjadi jalur utama masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata. Dengan selesainya pekerjaan ini, Dinas PUPR berharap manfaat nyata berupa kelancaran transportasi, peningkatan aktivitas ekonomi, dan kenyamanan masyarakat dapat segera dirasakan.
Asmen juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Rifki Eriawan, berharap keterlibatan semua pihak sangat penting untuk sama – sama mendukung dan mengawasi jalannya proses pembangunan jalan tersebut sehingga selesai tepat waktu.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung sekaligus mengawasi jalannya pekerjaan. Dengan sinergi bersama, kami yakin pembangunan ini akan membawa hasil terbaik bagi Mentawai,” tutupnya. (*)
