Bupati Mentawai Lantik 86 Pejabat Struktural dan Tegaskan Tanggung Jawab Besar

Sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian, Bupati menetapkan evaluasi kinerja secara rutin setiap akhir bulan, termasuk evaluasi serapan anggaran dan progres program.

“Akhir Januari berapa serapan anggaran, akhir Februari berapa serapan anggaran. Dari situ kita bisa lihat apakah kita bekerja atau tidak,” ujarnya.

Bupati turut menegaskan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan telah dilakukan dengan mempertimbangkan integritas, disiplin, dan hak masing-masing ASN, meskipun diakuinya tidak semua pihak dapat merasa puas.

“Tidak semua orang bisa kita senangkan. Kita bukan Tuhan. Tapi yang mendapatkan posisi hari ini adalah mereka yang harus siap memikul tanggung jawab besar,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah pelantikan, para pejabat tidak boleh terlena dengan jabatan baru.

“Jangan senang dulu. Tidak ada waktu untuk tidur. Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja nyata,” tegas Bupati.


 

Ke depan, seluruh kepala perangkat daerah dan pejabat struktural akan dinilai berdasarkan parameter kinerja yang jelas, mulai dari perencanaan program, waktu pelaksanaan, hingga hasil yang dicapai. Evaluasi ini akan menjadi dasar penilaian keberlanjutan jabatan di masa mendatang.

Menutup sambutannya, Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menjadi pemimpin yang proaktif, baik sebagai pemimpin maupun penggerak di unit kerjanya masing-masing.

“Bapak-Ibu harus menjadi leader, bukan hanya follower. Jika ada kendala, sampaikan, usulkan solusi, dan bergerak bersama,” pungkasnya. (yy,bm)

Share :