Bupati Mentawai Buka Lomba Hari Kebudayaan Nasional di Sipora Jaya

Ia menyampaikan bahwa warisan budaya seperti ini perlu terus diperkenalkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami nilai dan makna yang terkandung di dalamnya.

“Salah satu contoh kekayaan budaya kita adalah kalung Inu. Ini merupakan bagian dari identitas budaya Mentawai yang perlu kita lestarikan. Kita harus mengenalkan berbagai warisan budaya ini kepada anak-anak dan generasi muda agar mereka mengetahui serta bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap pelaksanaan Hari Kebudayaan pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih meriah melalui berbagai perlombaan dan kegiatan yang mengangkat seni serta tradisi lokal.

“Saya berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat kita laksanakan dengan lebih meriah, dengan melibatkan lebih banyak masyarakat dan menampilkan berbagai potensi budaya yang kita miliki. Dengan begitu, semakin banyak seni, tradisi, dan kreativitas masyarakat Mentawai yang bisa kita tampilkan dan kembangkan,” harapnya.

Melalui peringatan Hari Kebudayaan Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap pelestarian budaya tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama dalam menjaga warisan leluhur, memperkuat identitas daerah, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan asli Mentawai.

Dengan demikian, kekayaan budaya Mentawai diharapkan tetap hidup, berkembang, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.(yy,aldi)

Share :