“Kita dari IODI Mentawai sangat menjujung tinggi sportivitas olahraga, soal menang dan kalah itu hal biasa, yang terpenting itu juri memberikan penilaian harus objektif dan konsisten,” tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, kekecewaan itu timbul ketika juri memberikan penilaian kepada atlet Mentawai pada kategori hip hop umum. Ia mengatakan, awalnya juri memberi nilai 79,6, namun setelah penampilan dari atlet lain, juri mengumumkan nilai atlet Mentawai menjadi 76,4.
“Seharusnya tim juri dapat bersikap netral dan memberikan penilaian secara objektif agar tidak menimbulkan kekecewaan di kalangan atlet yang telah bertanding,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh atlet untuk tetap semangat dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan rutin menjelang Porprov 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang, dengan cabang olahraga IODI dipusatkan di Kota Bukittinggi.
“Jadikan hasil Kejurprov ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik lagi. Masih ada Porprov 2026 yang akan digelar di Kota Bukittinggi dan itu harus dipersiapkan dengan matang,” pungkasnya. (*)
