NMM | Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir. Namun, status Gunung Anak Krakatau masih Siaga III.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria menyebut episode erupsi menerus telah berakhir pada Minggu, 6 September 2026. Sebelumnya, erupsi menerus telah terjadi sejak Jumat 4 September 2026.
“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 7 September 2026, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga),” katanya. Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya adalah masih tinggi.
Ancaman erupsi dari lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat masih berpotensi terjadi. Potensi ancaman bahaya lainnya berasal dari aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi.